42 Percobaan Pembunuhan Hitler

19 06 2009

Hitler tidak saja tiran, dia sangat ambisius menguasai dunia. Kisahnya sungguh unik, National Geographic menyiarkan 42 percobaan pembunuhan Hitler yang selalu gagal. Dari tembakan saat parade terhalang karena semua orang di pinggir jalan mengangkat tangannya kepada sang Fuhrer sehingga menghalangi arah tembakan, lalu ditaruh bom bunuh diri di mana dia akan berpidato, tapi Hitler tampaknya punya intuisi tinggi, sebelum bom meledak dia sudah keburu pergi. Beberapa percobaan pembunuhnya dilakukan oleh penganut fanatik gereja Holychrist karena menganggap Hitler anti Christ, sedangkan yang lain dari kalangan dekatnya sendiri atau inteligen Soviet yang dikirim Stalin semisal Olga Chekova

Ada dua fakta obyektive yang sebenarnya bisa diambil kesimpulan :

1. Pengamanan terhadap Hitler lemah

2. Banyak sekali pejabat Nazi sendiri yang ingin membunuhnya

Sampai kegagalan pembunuhan yang ke 36, Hitler semakin percaya diri bahwa dia utusan Tuhan, karena dari segala percobaan pembunuhan itu gagal terus, dia yakin dirinya dilindungi Tuhan, seorang yang abadi dan tak akan pernah terhancurkan dan terkalahkan. Pembunuhan ke 39 bom ditaruh ditempat Hitler akan berpidato, bom sudah dirancang demikian canggih dan disesuaikan jadwal Hitler berpidato, tapi entahlah mengapa tiba-tiba Hitler memajukan jadwal pidatonya dan mempersingkat pidatonya, Hitler rata-rata berpidato 3 jam, tapi kalo ini sangat singkat sehingga bom itu melukai orang2 sipil yang bukan menjadi tujuan. Pembunuhan ke 40 boleh dianggap mungkin “amrozy” pertama kali dalam sejarah, seorang pejabat tinggi Nazi mengantongi bom untuk meeting dengan Hitler, dan dia sudah mengaktifkan bom waktu yang ada di kantongnya, tapi entahlah mengapa Hitler tiba2 meninggalkan ruang rapat secara mendadak. Pembunuhan ke 41 adalah menaruh bom di pesawat Hitler yang akan mengunjungi pangkalan militernya di Soviet, tapi bom itu tidak meledak karena suhu di angkasa dingin sehingga tidak mengaktifkan detonator. Yang paling dramatis adalah pembunuhan ke 42, Hitler meeting di sebuah bunker, dan salah satu pejabat tinggi Nazi ikut dan menaruh tas berisi bom, sebenarnya ada dua bom disiapkan, tapi pejabat Nazi yang ingin membunuh Hitler hanya menaruh 1 bom di tasnya dan lalu masuk ruang meeting di bunker dan menaruh tas, lalu dia pamit pergi. Dia letakan bom di sisi samping meja Hitler duduk. Bom meledak menghancurkan semuanya, bangunan hancur luluh lantak, rata-rata tewas, tapi sungguh Hitler merupakan “UTUSAN ALLAH”, Hitler hanya luka lecet-lecet sedikit. Peneliti di National Geographic melakukan simulasi detail dengan komputer mengapa Hitler tidak mati, setelah mencoba menggunakan simulasi dengan bom dan boneka yang ditempatkan pada posisi duduk Hitler, ternyata kaki meja yang kuat itulah yang menahan ledakan bom ke arah Hitler sendiri. Hebatnya siapa saja yang mencoba berkonspirasi membunuh Hitler tertangkap dan langsung dibunuh mati. Setelah percobaan pembunuhan yang gagal ke 42 itu, keyakinan diri Hitler bahwa memang di dunia dia dilindungi Tuhan semakin menjadi-jadi.

Akhirnya Hitler baru mati pada percobaan pembunuhan ke 43 oleh dirinya sendiri, setelah tahu tentara merah Russia memasuki Jerman, dia menembakan pistol ke kepalanya sendiri. Fakta juga mengatakan, bahwa Hitler-lah yang mengusik Stalin, Stalin baru marah, dan berperang dengan Hitler karena Hitler yang menyerbu Russia duluan. Stalin boleh dikatakan defensive duluan karena pada awal perang, Russia sempet diinvasi jauh masuk ke dalam oleh pasukan Nazi Jerman

Sumber :

http://www.nabble.com

http://www.en.wikipedia.org

http://www.thisrecording.tumblr.com


Actions

Information




%d bloggers like this: