Neo-NAZI Israel

9 07 2009

33728-nazis_israel_new_neo_nazi_organization_supports_jewsBendera Neo-Nazi Israel

Neo-NaziAnggota Neo-Nazi dan Berbendera Swastika Jerman

Pengadilan Israel menghukum delapan terdakwa dengan kurungan mulai dari satu hingga tujuh tahun lantaran terlibat serangkaian serangan Neo-Nazi terhadap umat agama Yahudi maupun pekerja asing.

AFP melaporkan kasus yang menggemparkan Israel itu melibatkan delapan orang dan tiga diantaranya masih belum berumur dewasa saat peristiwa tersebut terjadi.

Pengadilan Tel Aviv memutuskan mereka bersalah karena melakukan”kegiatan neo-Nazi” serta serangkain serangan antara lain pelecehan sinagog (rumah ibadah agama Yahudi)

Delapan orang itu dinyatakan bersalah karena melakukan “kebencian rasial”. Tujuh dari anggota “gang” di kota satelit Tel Aviv, Petah Tikva itu bahkan berencana merayakan hari kelahiran pemimpin Nazi Jerman, Adolf Hitler.

Hakim Tsvi Gurkinkel, saat memnbacakan putusannya mengatakan aksi-aksi yang dilakukan para terdakwa adalah fenomena menyeramkan, mengejutkan, dan mengerikan serta mengingatkan kita pada kejadian-kejadian malam Cristal.

Pada 9 hingga 10 November tahun 1938, terjadi serangan-serangan terhadap Yahudi dan toko-toko mereka diberbagai pelosok Jerman. Kejadian itu dikenal sebagai malam Cristal.

“Mengerikan jika tahu bahwa mereka adalah Yahudi asal Eks-Uni Soviet dan mereka simpati terhadap orang-orang yang meyakini teori-teori rasis,” kata hakim Gurkinkel.

Pemimpin gang patrol 36, Erik Bonite, yang juga punya julukan “Ely the Nazi” dihukum tujuh tahun penjara. Aksi mereka dilakukan mulai tahun 2005 hingga September 2007.

Para terpidana itu juga merekam aksi mereka untuk disiarkan lewat internet, antara lain ketika mereka menendangi dan memukul gelandangan, pecandu narkoba dan umat agama Yahudi.

Barang bukti yang ditemukan saat penggeledahan antara lain seragam Nazi, potret-potret Adolf Hitler, pisau, senjata, dan bahan peledak TNT.

Dalam undang-undang Israel disebutkan bahwa kewarganegaraan akan diberikan kepada orang yang paling tidak punya satu kakek atau nenek yang Yahudi. Hampir1,2 juta Yahudi Soviet pindah ke Israel sejak Uni Soviet bubar tahun 1991. Sebanyak 300 ribu diantaranya tidak meganggap diri sebagai orang Yahudi, ungkap data kementerian imigran Israel.

Sumber : alislamu.com


Actions

Information




%d bloggers like this: